membaca adalah kunci pertama untuk mencapai kesuksesan. do the best!

NEW BEST FRIEND TO FOREVER

NEW BEST FRIEND TO FOREVER

by : rafif naufi waskitha hapsari

Pagi yang cerah, suasana di kelas 8A Nation Cooltrext Lower Secondary School sudah sangat ramai. Tiba-tiba murid dikagetkan dengan suara lantang Mr.Liant, “Diam semuanya!”. Hari ini Nation Cooltrext Lower Secondary School kedatangan siswa baru, yang sangat cantik. Siswa baru itu bernama Zine, lengkapnya Sadie Zinie Ia berasal dari Seol, Korea Selatan. Setelah Zine selesai  memperkenalkan diri Mr.Liant mempersilakan Zine duduk dibelakang Sally dan Tyne yang duduk bersebelahan. Pada jam pelajaran Sally dan Tyne selalu membicarakan Zine karena setelah  memperkenalkan diri sampai jam pelajaran hampir selesai Ia sama sekali belum berbicara sepatah kata pun dan Zine kelihatan sangat tomboy.

Kriiiing….. Kriiiing….. Kriiiiiing….. Akhirnya bel tanda istirahat sudah berbunyi. Lalu, Justin dan Gladwin beranjak dari tempat duduk mereka dan segera menghampiri Tyne dan Sally.

“Hey, ke kantin yuk?”,ajak Justin.

“Hm..Tapi aku ingin baca buku di perpustakaan. Ya kan Sal?”,jelas Tyne.

“Okay kita ke kantin, ayolah Tyne sebentar saja, setelah dari kantin kita bisa langsung ke perpustakaan!, Please say Okay”,ajak Sally.

“Yeah..”,sambung Gladwin.

Saat keempat sahabat itu sedang asyik bercakap-cakap, tiba-tiba Gladwin teringat dengan Zine Ia lalu menghampiri Zine,

“Hay, kenalkan aku Gladwin, dia Sally, yang itu Tyne dan ini Justin”,jelas Gladwin sambil menunjuk satu per satu sahabat-sahabatnya.

“Ooh, dan aku Zine”,balas Zine cuek.

“Kita mau ke kantin, apa kau mau ikut?”,sambung Justin.

“Boleh”,jawab Zine singkat.

Setelah sampai di Kantin mereka lalu memesan minuman dan makanan ringan, Justin dan Tyne memesan jagung bakar dan lemon tea, Gladwin hanya memesan jus apel sambil terus mengunyah permen karet, sedangkan Zine dan Sally memesan Roti bakar dan Jus jeruk. Mereka sangat akrab kepada Zine walaupun baru saja berkenalan, keakraban mereka sungguh bagaika seseorang yang sudah lama kenal atau malah bersahabat. Sebelum bel masuk berbunyi Tyne, Zine, dan Sally pergi ke perpustakaan sedangkan Gladwin dan Justin tetap menunggu di kantin sambil menunggu bel masuk berbunyi.

Kriiiing…… Kriiiiing…….. Kriiiiiiiing……. Kriiiiiing……. saatnya  siswa-siswi Nation Cooltrext Lower Secondary School untuk pulang. Gladwin dan Justin biasa berangkat dan pulang bersama dengan naik sepeda karena jarak rumah mereka dengan sekolah tidak jauh. Sedangkan Tyne diantar kakaknya dan Sally diantarkan sopir pribadinya. Karena hari ini kakaknya sedang sibuk Tyne berencana untuk bermain dengan kucing Sally, Catty.

Saat keluar dari gerbang sekolah Sally dan Tyne berpapasan dengan Zine.

“Zine, kamu belum pulang?”,tanya Tyne.

“Belum, papaku gak bisa jemput!, kalo mama belum tahu jalan menuju sekolah.”,keluh Zine.

“Bagaimana kalo kamu maen di rumahku saja, nanti biar papamu jemput kamu di rumahku, Tyne juga”,jelas Sally.

“Aku sih boleh-boleh saja, aku coba tanya ke papaku dulu ya?”,sambung Zine.

“Siiip..”,jawab Sally.

Beberapa menit kemudian mobil mewah berwarna silver berhenti tepat didepan mereka, tanpa rasa ragu Sally langsung membukakan pintu tengah untuk sahabatnya dan teman barunya itu. Mobilnya tak langsung jalan, karena menunggu Jasson yang juga sekolah disini, kakak Sally. Tak lama kemudian, pintu depan mobil dibuka oleh seorang cowok, ganteng sih tapi penampilannya sedikit berantakan.

“Hey,maaf kakak terlambat lagi!”,seru Jasson.

“Memangnya kali ini kenapa lagi?”,tanya Sally sedikit ketus.

“Biasa basket!,jalan pak”,jawab Jasson.

“Huuu..uuhh”,ketus Sally.

Rumah Sally tergolong mewah, tapi Sally sama sekali tidak terlihat anak orang kaya karena memang penampilannya biasa saja dan sangat ramah. Sally, Tyne dan Zine lalu bermain Catty kucing kesayangan Sally, bermain boneka, dan masih banyak lagi. Tiba-tiba Hand Phone milik Zine bergetar, ternyata ada pesan singkat dari papanya “Sayang ku tunggu di depan rumah temanmu, cepat keluar!”. Setelah membaca pesan singkat itu mereka bertiga kaget dan langsung melihat jendela, setelah menengok ke luar rumah ternyata benar papa Zine sudah ada di depan rumah Sally, Sally langsung berpamitan dengan seisi rumah kecuali Jasson yang asyik bermain basket di halaman depan. Saat Zine berlari hendak menghampiri papanya, tiba-tiba Jasson lari mengejar bola dan akhirnya Zine dan Sally bertabrakan.

“Auuw…”,keluh Zine.

“Sorry!!”,jawab Jasson, sambil beranjak berdiri dan lalu berlari mengejar bola basketnya.

“Dasar cowok gila”,gerutu Zine dengan suara yang sangat lirih.

“Maafin kakakku ya? Dia memang kayak gitu menurutnya  basket adalah hidupnya.”,jalas Sally.

“Ya”,jawab Zine sambil berdiri dan pergi menemui papanya yang menunggu di dalam mobil.

Beberapa menit kemudian Tyne dijemput oleh kakaknya, Ia lalu berpamitan dengan Sally, mengucapkan terimakasih lalu pulang. Setelah sampai dirumah Tyne langsung menyirami tanamannya, tiba-tiba Gladwin datang dan memuji keahliannya merawat bunga. Sebenarnya Gladwin datang ke rumah Tyne  ingin  belajar melukis, tetapi Gladwin sungkan untuk mengatakannya karena Tyne terlihat sangat sibuk merawat bunga-bunga cantik miliknya. Lalu Gladwin permisi untuk, ke kamar mandi sebentar dan dengan terpaksa Hand Phone nya Ia titipkan ke sahabatnya itu, Tyne.

Saat Gladwin sudah masuk ke dalam rumah, Hand Phone milik Gladwin bergetar, yang berarti ada pesan singkat dari Angel adik Gladwin. Tyne lalu membaca pesan, “Gimana nich kak, udah belum belajar melukisnya?”, isi pesan itu. Sesaat setelah Gladwin keluar dari kamar mandi Ia langsung  berpamitan kepada tyne untuk pulang, Tyne pun lalu bertanya,

“Memangnya kamu tidak ingin belajar melukis denganku?”,tanya Tyne lembut.

“Kamu tahu dari mana kalo aku datang kesini untuk belajar melukis denganmu?”,tanya Gladwin.

“Hm… Sorry aku tadi tidak sengaja membaca pesan dari adikmu Angel!”,jelas Tyne ramah.

“No problem, kalo kamu tidak keberatan apa boleh kita belajar sekarang?”,tanya Gladwin penuh harapan.

“So pasti”,jawab Tyne.

Selanjutnya kabar buruk menimpa keluarga Justin, karena penyakit langkanya itu kambuh kembali. Ia lalu di bawa ke Megant Hospital, sudah dapat dipastikan kalau besok Justin pasti tidak akan masuk sekolah dan tentu saja akan membuat gelisah sahabat-sahabatnya.

Kembali ke Gladwin yang belajar melukis dengan Tyne, mereka berdua sama-sama jago melukis dan cekatan dalam memilih gradasi warna, Tyne memang guru terhebat bagi Gladwin.

Dan setelah kejadian Jasson menabrak Zine tadi, Sally marah besar. Ia pun menyuruh kakaknya untuk meminta maaf kepada Zine pada keesokan harinya.

Pada keesokan harinya di perpustakaan saat Tyne, Zine, Sally dan Gladwin sedang mengerjakan tugas Biologi datanglah Jasson dan seorang temannya.

“Hai semuanya, Justin mana?”, tanya Jasson.

“Dia sakit dan hari ini tidak masuk, kami berencana menjenguknya nanti sepulang sekolah, apa kamu mau ikut?”,tanya Sally.

“Tentu, karena aku ingin memberitahu kepadanya kabar yang sangat baik”,jelas Jasson.

“Tentang basket? Apa kabar baiknya?”,sambung Tyne.

“Rahasia, eh Zine aku minta maaf ya, soal kejadian kemarin aku menabrak kamu saat aku bermain basket, maaf ya?”,pinta Jasson.

“Okay bukan masalah”,jawab Zine.

Setelah bel tanda pulang sudah berbunyi, Sally membeli buah di market dekat sekolah. Sedangkan Gladwin, dan Jasson membelikan bola basket yang baru untuk Justin, agar dia lebih semangat untuk bermain basket sedangkan Tyne dan Zine merangkai Bunga Lili untuk Justin di rumah Tyne.

Sekitar pukul 13.00 mereka sudah sampai di ruangan Bugenvil nomor 14, ruangannya cukup besar, mewah barang-barangnya tertata rapi maklumlah ruangan kelas favorite. Sahabat-sahabat Justin langsung tercengang dengan alat-alat medis yang asing dimata mereka, lalu satu per satu hadiah yang telah dipersiapkan itu diberikan kepada Justin, Justin sangat bergembira saat Jasson mengatakan bahwa Ia terpilih untuk mengikuti lomba Basket tingkat Internasional, tetapi sayang dokter pribadi Justin melarangnya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang berat dan bermain basket itu sudah merupakan kegiatan yang cukup berat karena membutuhkan banyak energi yang dapat membuat kondisi Justin menjadi lebih buruk dari sekarang dan mau tidak mau Justin pun terpaksa menolak kesempatan  besar ini. Hmm…. sayang ya….

Pagi yang cerah di Nation Cooltrext Lower Secondary School diadakan pemilihan Band Favorit, Drama, Bernyanyi solo, Dance, Telling Story dan masih banyak sekali. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka class meeting. Sally dan kawan-kawan pun berniat untuk mengikuti perlombaan ini. Sally dan Tyne mendaftarkan diri untuk mengikuti audisi bermain musik, Gladwin dan Justin mengikuti audisi drama dan Zine diam-diam mengikuti audisi dance.

Tibalah waktunya saat pengumuman pemenang hasil audisi dibacakan oleh panitia lomba yang juga sebagai wali kelas 8A, dan pemenang dari kategori Band Favorit yang dapat tampil dalam acara Pesta Malam Kebersamaan adalah Junior Band, Nickleys Girls dan Missing Agent. Selanjutnya pemenang kategori Drama hampir semua peserta menang dan ada 4 pemenang yang akan menjadi pemeran utamanya mereka adalah, Tunsten, Gladwin, Justin dan Reyina. Justin dan gladwin pun gembira bukan main mereka sekarang baru menyadari bahwa mereka berbakat bermain drama.

Suasana pun kian menegangkan, ternyata bakat Sally dan Tyne memang tiada tandingannya dia juara 1 dalam kategori bernyanyi. Dan keheranan juga ketakjuban terpancar dalam raut wajah keempat kawan baru Zine sesaat setelah  mendengar bahwa Zine menjadi pemenang dalam kategori Dance cewek sedangkan jasson pemenang kategori dance cowok.

Sepulang sekolah di taman kota London yang sejuk dan indah terjadilah percakapan yang mengasyikkan,

“Hm Zine selamat ya kamu dapat memenangkan audisi Dance tadi”,seru Tyne.

“Ya, kamu juga. Ngomong-ngomong ada apa sih kok kita harus kumpul di sini?”,tanya Zine keheranan.

“Sebenarnya kita mau ngomongin sesuatu, kita mau kamu jadi sahabat baru kita. Kamu mau kan?”,tanya Justin penuh harapan.

“Wah serius?”,tanya Zine kagum Ia tak menyangka secepat ini akan mempunyai sahabat baru.

“Sangat”,jawab Gladwin dan Sally semangat.

“Baik, dengan senang hati”

Jadi, mulai detik ini Gladwin, Sally, Tyne dan Justin akan mendapat sahabat baru yaitu Zine, New best friend to forever and always together.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3 responses

  1. Hi, this is a comment.
    To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.

    April 15, 2012 pukul 10:05 am

  2. ayo mana lagi ya cerpen-cerpennya?
    terimakasih

    April 20, 2012 pukul 5:49 pm

  3. m

    April 21, 2012 pukul 1:14 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s